Mechanical Engineering Ismanto Alpha's

Jumat, 04 Desember 2009

Kondensor

Kondensor

Kondensor adalah Peralatan kilang yang digunakan untuk menurunkan suhu dari uap atau vapor sampai ke suhu cair dengan menyerahkan panasnya kepada fluida yang lain, biasanya air yaitu air tawar ataupun air laut.

Berdasarkan konfigurasi arah aliran, maka alat penukar panas kondensor dapat dikategorikan pada tiga jenis konfiguras aliran yaitu :
a. Aliran sejajar (pararel flow)
Ke dua jenis fluida masuk dari satu sisi secara bersamaan, mengalir pada arah yang sama dan keluar dari satu sisi lainnya yang sama.


Gambar 1 Aliran sejajar

b. Aliran berlawan arah (counter flow)
Dua jenis fluida masuk dari arah yang berlawanan dan keluar dari sisi yang berlawanan pula.

Gambar 2 Aliran berlawanan arah

c. Aliran kombinasi (gabungan)
Satu fluida masuk dari satu sisi kemudian berbalik arah kearah sisi masuk, sedangkan fluida lainnya masuk dan keluar dari sisi yang berlainan.

Gambar 3 Aliran kombinasi

Ada beberapa tipe dari shell dan tube bundle exchanger. Tube dipanaskan ke dalam tube sheet dengan pengerolan, khususnya untuk tube baja karbon diantaranya adalah satu tube-sheet tetap dengan satu floating head (Harjono,2006). Terdiri dari shell yang berbentuk silinder dengan flensa pada ujungnya, channel cover, floting head cover dan shell cover. Diameter dari salah satu tube sheet-nya lebih kecil hingga dapat masuk ke dalam shell. Diameter tube sheet lainnya lebih besar dan tidak dapat masuk ke shell. Bundle¬-nya dimasukkan ke shell sedangkan tube sheet yang lebih besar tertahan pada flensa dari shell. Channel dibautkan ke flensa dari shell sehingga memegang atau menjepit dengan kuat tube sheet pada tempatnya. Floating head cover lalu dibautkan ke tube sheet yang lebih kecil.
Cahannel dan floating ada yang terbagi oleh pelat pemisah yang dinamakan pelat pemisah jalan lurus (pass partition plate) sehingga liquida yang mengalir masuk melalui sebagian dari tube lalu kembali melalui bagian lain tube ke channel. Jumlah jalan (pass) dari arus tergantung pada disainnya. Ada disain dengan satu, dua atau empat jalan. Arus yang melalui shell diarahkan oleh baffle plate, karena bagian floating tube sheet bebas bergerak berekspansi dan berkontraksi dengan berubahnya suhu.

Gambar 4 merupakan bentuk-bentuk dari Penukar panas pipa tabung (shell and tube heat exchanger) dan keterangan-keterangannya (TEMA, 1968).


Gambar 5 Heat Exchanger tipe AES (TEMA,1968)

Komponen-komponen heatxchanger :
1. Stationary Head – Channel 21. Floating Head Cover – External.
2. Stationary Head Bonnet 22. Floating Tube Sheet Skirt.
3. Stationary Head – Channel or Bonnet 23. Packing Box.
4. Channel Cover 24. Packing.
5. Stationary Head Nozzles 25. Packing Gland.
6. Stationary Tube Sheet 26. Latern Ring.
7. Tubes 27. Tie Rods and Spancers.
8. Shell 28. Transverse Baffles or Support Plates.
9. Shell Cover 29. Impingement Plate.
10. Shell Flange – Stationary Head End 30. Longitudinal Baffle.
11. Shell Flange – Rear Head End. 31. Pass Partition.
12. Shell Nozzle 32. Venty Connection.
13. Shell Cover Flange 33. Drain Connection.
14. Expansion Joint 34. Instrument Connection.
15. Floating Tube sheet 35. Support Saddle
16. Floating Head Cover 36. Lifting Lug.
17. Floating Head Flange 37. Support Bracket
18. Floating Head Backing Device 38. Weir.
19. Split Shear Ring 39. Liquid Level Connectio
posted by IsmantoAlpha's at 18.00

0 Comments:

Poskan Komentar

<< Home